Selasa, 21 Juli 2009

SUPERMAN IS DEAD
BLACK MARKET LOVE

Ini adalah tahun ke-11 Superman Is Dead berdiri tegak menantang.

Ini adalah album ke-3 paguyuban langgam cadas beranggotakan Bobby Cool, Eka Rock, & Jrx, bersama Sony BMG?dan merupakan album ke-6 secara keseluruhan.

Ini adalah kontinuitas ekspresi bingar SID akan cinta dan cita-cita pada musik, kemerdekaan berpendapat, serta harapan untuk terus rukun damai sentosa di buana Bhineka Tunggal Ika.

Here they are again, friend. Alive, beer-soaked, and kicking!

?Black Market Love? yang direkam di Electro Hell studio pada fajar 2006 dipilih sebagai judul pertama karena, well, it sounds great and dangerous! Yang jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai ?Cinta Pasar Gelap? a.k.a. ?Cinta Rahasia?. Indeed, ?Black Market Love? adalah deklarasi SID pada dunia tentang kecintaan mereka pada hal-hal yang selama ini divonis ?salah? oleh perspektif mayoritas.

Kedua karena SID akan tanpa bosan melawan ketakpedulian, fasisme, diskriminasi, budaya kekerasan, dan pembodohan. Ayo lawan dengan letup cinta yang tegar menyala!

Hal lain yang patut dicatat dari album bersampul tengkorak berkumis ini adalah deras bertambahnya lirik berbahasa Indonesia. Tentu SID punya alasan kuat untuk itu. Simak komentar Jrx, ?Setelah hampir 11 tahun terlalu banyak memakai lirik berbahasa Inggris, pendengar sering kurang menangkap apa yang coba kita suarakan. Hasilnya seringkali publik hanya menilai kita secara tampak luar dan fashion saja. Salah besar sebab sejak awal kita ingin menempatkan musik sebagai media pemberi motivasi untuk anak-anak muda yang sering bingung dan mempertanyakan nilai-nilai yang ada di masyarakat dan kehidupan??

Selebihnya, bak melanjutkan petualangan dari album sebelumya, ?The Hangover Decade?, SID makin lebar menjelajah dengan mulai memasukkan instrumen-instrumen eksotik macam akordion, grand piano, organ dan biola. Njlimet? Wah, malah tidak. Album ini sebaliknya tetap relatif mudah dicerna kuping, Bersahaja dus gemah ripah dengan tembang-tembang sing-a-long. Perhatikan single pertamanya, ?Bukan Pahlawan?. Simple, bertempo sedang, gampang dinyanyikan riang bersama para sahabat di bar-bar murah atau tempat-tempat hiburan kelas bawah. Kesederhanaan aransemen dan koor dadakan bisa gampang tercipta pada country rock-fueled ?Goodbye Whiskey? serta ?Kita vs Mereka?–yang terinspirasi oleh kesewenangan yang menimpa Inul. Dan beautifully stripped-down dengan balada 3 kunci, ?Lady Rose?.

Sementara bianglala tema tetap kaya warna. ?Marah Bumi? & ?Year of the Danger? menyoroti ulah manusia yang tidak ramah lingkungan & paceklik sisi humanisme. ?Citra O.D.? & ?Psycho (Fake)? menyayangkan eksploitasi media terhadap privasi paling pribadi serta trend manipulasi citra. ?Tomorrow? memimpikan dunia tanpa perang, adil makmur ijo royo-royo.

Pun varian partisipan makin lintas sektoral sekaligus ?berbahaya?. Dari lingkup domestik muncul Jrx dan Eka Rock mengambil alih posisi biduan, lalu maskulin bersenandung masing-masing di ?Lady Rose? dan ?Anger Inc.?. Dari lingkup regional, Leo Sinatra (of nu skool Rockabilly act, Suicidal Sinatra) gitaris muda sakti-mandraguna-lihai-lancar-jaya-banyak-tattoo-banyak-bahagia bersedekah mengamalkan sedikit kebajikannya di ?Goodbye Whiskey?; Dankie (of grunge?s last gentlemen, Navicula) elok menggesek slide guitar ditimpali vokal latar sejuk misterius oleh Sari (of Goth-Punk outfit, Nymphea) di ?Lady Rose?; Prima (from politico-rapcore collective, Geekssmile), gerah berteriak di ?Citra O.D.?; Philipus indah berkiprah lewat organ di ?Bukan Pahlawan?, grand piano di ?Bangkit & Percaya?, & akordion di ?Menginjak Neraka?; Mr. Fahmi (of Chicano-Punk mafia, Devildice) & One Dee (of Ska veterans, Noin Bullet) seronok mengisi departemen tiup di ?Menginjak Neraka?. Sounds dangerous enough, eh?

Untuk kaum yang tersisih dan terlupakan. Untuk mereka yang tersudut dan terdiam. Mari lawan dunia yang marak dengan benci & dengki dengan pijar cinta yang besar!

Bersulang,
RUDOLF DETHU ~ Propagandis SID
www.supermanisdead.net

*** Untuk deskripsi rinci masing-masing lagu di album Black Market Love, silakan buka sisipan yang ditulis sendiri oleh Jrx
*** Pesta perkenalan album Black Market Love di Bali akan diadakan pada hari Sabtu 22 April 2006 di Planet Hollywood, Simpang Dewa Ruci, Kuta, dengan artis pembuka: 7Crowns (Inggris) dan The Dissland. Harga tanda masuk Rp 30 ribu dapat ditukarkan dengan minuman ringan atau bir. Acara dimulai jam 9 malam
*** Pada saat pesta perkenalan akan diputar juga 2 videoklip terbaru SID yaitu “Bukan Pahlawan” karya Erick Est + SID dan “Black Market Love” karya Bob Calabritto + Peter M. Smit
*** Kamis besok, 20 April 2006, akan diadakan konferensi pers di Planet Hollywood jam 11 siang. Kami di sini sekaligus mengundang rekan media untuk datang. Saat konferensi pers akan ditayangkan juga untuk pertama kalinya videoklip “Bukan Pahlawan” serta “Black Market Love”
*** Album Black Market Love baru akan beredar akhir April atau awal Mei 2006.

Kamis, 02 Juli 2009

outsider madiun


Dunia Smakin MenGGila dan KaumRata Kiri Mayoritas seakan menjadi Raja dengan pemikiran sempit Mereka tanpa ada toleransi & tanpa rasa hormat menindas Kaum MInoritas Kami Segenap anak Madiun Atas Dasar kecintaan Kami kepada Superman Is Dead Dan Juga Paham yang Dianutnya. Kami INgin Menunjukkan pada dunia...


Bahwa..

Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com

Telah berdiri.. ini semua terwujud Berkat bantuan kawan2 outSIDer Jogja yG menJadi PendahuLu Kami... SalaM outSIDer Seluruh Indonesia .,. INFO ALBUM BARU SUPERMAN IS DEAD : Superman Is Dead’s Angels and The Outsiders out Oct 2008 Current mood: awake Superman Is Dead's Angels and The Outsiders! Damn….rasanya sudah 100 tahun lamanya tidak menginjakkan kaki di studio rekaman. And before we jump to the main topic, one thing we must admit, the beginning of this year 2008 and half of 2007 was disaster for Superman Is Dead! Semua terasa berat. Diawali dengan penghianatan besar, konflik fatal dalam manajemen, kebangkrutan dan ditinggalkan oleh yang tercinta. Semua terjadi secara beruntun bak novel tragedi dari Rusia. Dingin dan tanpa ampun. Dan kita tidak bertambah muda. Dikejar usia, jadilah beban hidup terasa semakin berat dan menghantui setiap inchi langkah yang kita ambil. Saat itu SID seperti kehilangan nyawa dan akal sehat. Kebingungan dan hampir menyerah. Tapi untung saja tidak. "Apapun yang tidak membunuhmu akan menjadikanmu lebih kuat". Don't ever fuck with that old saying coz we are the living proof. Setelah hampir setahun hancur lebur dihajar depresi dan segenap negativitas-nya, perlahan kita seperti kembali menemukan jati diri kita, siapa kita dan apa yang kita inginkan. Ditengah rasa sakit kita banyak belajar tentang hidup. Dan satu hal signifikan, malaikat akan selalu ada disana selama kita masih percaya. Energi. Api kebencian, cinta dan airmata. Itulah malaikat. Persahabatan, kesetiaan dan harapan. Itulah malaikat. Dan kita pun terselamatkan. Perlahan kita mencoba berdiri lagi, menulis lagu, menorehkan lirik bertintakan air mata dan alkohol untuk menemukan kembali alasan kenapa kita berada di band ini. Dan jangan pernah lupakan rasa terima kasih dari hati kami yang paling dalam untuk semua fans, sahabat dan keluarga yang tiada henti siang malam gelap terang memberi api semangat nan tulus kepada kami. We're so so lucky to have you! Berbekal harapan setinggi matahari, akhirnya kami benar-benar bisa berdiri dan semua masalah mulai menemukan jalan keluarnya. Masih memakai sound engineer Yoni dan dengan sound yang jauh lebih tebal dan matang, album ke 7 ini dibuka dengan Luka Indonesia yang memuntahkan rasa cinta kami pada negara dan kolaborasi dengan alat musik tradisional Bali terjadi disini, it's totally Rock-A-Bali! Tema persatuan dan harapan untuk dunia yang lebih baik juga ada di Unfuck The World dan Kuat Kita Bersinar dimana kita memadukan suara tulus anak-anak panti asuhan diiringi denting indah piano dari musisi jazz tangguh Erik. Nuansa kecintaan terhadap pada anak-anak kita pertahankan dalam lirik-lirik jujur Saint Of My Life [feat.Alit Anima on organ], Fly Away, dan Days Of The Father. Punkrock sayang keluarga. Haha. Kesedihan dan konten rasa kehilangan kita balut dengan gagah dalam Nights Of The Lonely [featuring Sally Jo Saharadja on violin], Menuju Temaram dan Memories Of Rose yang maha panas dimana perpaduan gitar flamenco Hendra Telephone dan permainan trumpet dahsyat Rio Saharadja akan membuat anda seolah berada di gurun Mexico dengan tequila kadaluwarsa ditangan kiri dan pistol di tangan kanan. Lalu di track Pulang tema kerinduan akan 'rumah' dituangkan dengan semangat rockabilly nan membara dan tiba tiba terselip nada gulana suling bambu Bali dari Gembul drummer Navicula. Aneh? You'll be the judge. Tak usah terlalu lama terjebak dalam kesedihan karena kita akan menggebrak pesta pesta liar jalanan dengan Brandal Poppies 2 [based on a true fuckin story], Punkrock Lowrider, Twice Bar dan Jika Kami Bersama, sebuah masterpiece dimana SID untuk pertama kalinya berkolaborasi penuh dengan Jogjakarta kings Shaggy Dog. This track is guaranteed gonna bring your ass right to the party! Kemudian rasa salut dan hormat terdalam untuk sekumpulan anak muda yang tak mengenal rasa takut dan selalu ada untuk SID kita tumpahkan dalam The Outsiders. Itulah 15 track yang berhasil kita rekam dalam masa masa terb Who I Want to Meet:
outSIDer Seluruh Indonesia

Senin, 12 Januari 2009

superman is dead (black market love)


Superman is Dead adalah sebuah grup musik dari Bali, bermarkas di Kuta. Grup musik ini beranggotakan tiga pemuda asal Bali, yaitu: Bobby Cool, Eka Rock,dan Jerinx.

Pada awal mula kemunculan, sekitar akhir tahun 1995, SID terpengaruh gaya musik dari band-band asing seperti Green Day dan NOFX. Di kemudian hari, inspirasi musikal SID bergeser ke genre Punk 'n Roll à la grup musik Supersuckers, Living End dan Social Distortion.

SID telah menerbitkan tiga album indie. Menuju pelebaran skala wilayah pencapaian publik, pada awal tahun 2003, SID bekerjasama dengan Spills Record, merilis ulang "Bad, Bad, Bad" dalam bentuk singel (4 lagu). Maret 2003, SID menandatangani kontrak dengan Sony Music Indonesia. Popularitas SID perlahan kian menjulang ketika satu demi satu tembang SID (yang dominan berbahasa Inggris) sering diputar di radio-radio lokal berpengaruh.

Personel:
Nama: Bobby cool
Posisi: vocalist

Nama: Eka rock
Posisi: guitar

Nama: Jerinx
Posisi: drummer

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
SAYA ANAK YANG YANG SENANG LIHAT ORANG SUSAH DAN SUSAH LIHAT ORANG SENANG,.,L/.,/.,